MAKALAH
SISITEM
OPERASI
Makalah Ini
Untuk Memenuhi Tugas Sistem Operasi 1
Pak Syaiful
Amri, ST
Disusun Oleh :
Idan Dandi
Acep Komarudin
Muhammad Fauzi
Egi Ginanjar
Emon Abdurahman
Fasjud Syukroni
YAYASAN ALDIYANA NUSANTARA STT TELEMATIKA KELAS E
2012-2013
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI………………………………………………………………..i
BAB I : PENDAHULUAN………………………………………………....ii
BAB II : SISTEM OPERASI (OS / OPERATING SYSTEM)…………………….….1
a. Pengertian Sistem Operasi……………………………………………………….…...1
b.
Macam Sistem Operasi…………………………………………………………….…1
c.
Fungsi Sistem Operasi……………………………………………………………......2
BAB III : PENGERTIAN BOOTING DAN
LANGKAH-LANGKAHNYA……....…3
a.
Cold
Booting………………………………………………………………………...3
b. Warm
Booting……………………………………………………………………..…3
BAB IV : OPEN SOURCE DAN CLOSE SOURCE……………………………….….4
a.
OpenSource………………………………………………………………………….4
b. Close Source................................................................................................................4
BAB V :
PENUTUP.............................................................................................................5
DAFTAR
PUSTAKA....................................................................................................6
BAB
I
PENDAHULUAN
Biasanya, istilah Sistem Operasi
sering ditujukan kepada semua perangkat lunak yang masuk dalam satu paket
dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal.
Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan
kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem,
termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah
kata dan peramban web.
Secara umum, Sistem Operasi
adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori
komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software
lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan
melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut
seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas schedule task, dan
antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi
melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan
oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum
tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Kalau sistem komputer terbagi
dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan
hardware dengan lapisan software. Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas
penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat
berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi
lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan
lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi
berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat,
sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang
cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem
Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi
lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program
baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari
beberapa bagian:
Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel
ke dalam memory. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi. Command
Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna. Pustaka-pustaka,
yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil
oleh aplikasi lain. Driver untuk berinteraksi dengan
hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan
satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi
sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan
secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut
sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX).
Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya
tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil
dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe
yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah
Real-Time OS, contohnya adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm,
symbian, dan sebagainya.
BAB II
A.
SISTEM OPERASI (OS / OPERATING SYSTEM)
a.
Pengertian Sistem Operasi
Pengertian Sistem
operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas
untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi
dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program
pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem
Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat
dengan OS.
Sistem Operasi komputer
merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer,
(memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat
komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah
Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan
inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses
ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga
masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum
tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode
yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu
Sistem Operasi.
Sistem Operasi berfungsi
sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu,
Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam
komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat
berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer
menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input
serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file.
Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer
akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada
komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan
tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.
b. Macam Sistem Operasi
Sistem operasi amat beragam dan biasanya berbeda antara satu platform
dengan platform yang lain. Di lingkungan PC (Personal Computer), Windows dan
Linux merupakan contoh sistem
operasi yang populer. Di
lingkungan mainframe, MVS(Multiple Virtual System) merupakan system operasi
yang paling umum digunakan. Di lingkungan minicomputer, setiap vendor umumnya
memiliki system operasi sendiri. Seperti minicomputer DEC menggunakan VAX/VMS
atau Digital Unix dan minicomputer Data General memiliki AOS dan DG. Sementara
itu, palmtop dan hand-held computer atau computer genggam juga memiliki system
operasi tersendiri, yaitu Palm OS dan Windows CE/Pocket PC. Adapun Mac OS
adalah system operasi yang hanya bisa berjalan pada computer Apple Macintosh
dan UNIX adalah nama kelompok system operasi yang dapat berjalan pada berbagai
platform. Piranti seperti smart card juga mempunyai system operasi tersendiri
yang disebut COS (Card Operating
System).
c.
Fungsi
Sistem Operasi
System operasi memiliki tiga fungsi utama yaitu
manajemen proses, manajemen sumber daya dan manajemen data.
- Manajemen proses mencakup penyiapan, penjadwalan dan pemantauan proses pada komputer. Proses adalah program yang sedang dijalankan.
- Manajemen sumber daya berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam sistem komputer yang dilakukan oleh perangkat lunak sistem maupun perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan oleh komputer. Yang dimaksudkan sumber daya disini adalah komponen perangkat keras dalam komputer seperti CPU, memori utama dan peranti masukan/keluaran.
- Manajemen data berupa pengendalian terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian dalam peranti penyimpan sekunder maupun memori utama.
Selain tiga fungsi utama
tersebut, sistem operasi
umumnya juga mempunya sarana untuk mengelola keamanan. Ciri sistem operasi yang mempunyai fasilitas
manajemen keamanan adalah mengharuskan pemakai memasukan nama pengguna dan
password (kata rahasia) sebelum mengakses komputer.
BAB III
A. PENGERTIAN BOOTING DAN LANGKAH-LANGKAHNYA
Untuk mengaktifkan komputer, minimal dibutuhkan tiga komponen, yaitu
hardware, software dan user (brainware). hardware merupakan perangkat keras
yang terdiri dari CPU, Keyboard, dan perangkat pendukung lainnya. Software
adalah program yang mendukung untuk operasional hardware. sedangkan, user atau
brainware adalah pengguna komputer.
Langkah awal dalam mengoperasikan komputer adalah proses booting. Booting adalah proses pemasukan
arus listrik kedalam peralatan komputer sehingga komputer dapat berkomunikasi dengan pengguna. Tahap awal proses booting yang
dilakukan oleh sistem operasi adalah bootstrap loader yang bertujuan untuk
melacak semua I/O yang terpasang pada komputer.
Macam-macam booting:
a. Cold Booting
a. Cold Booting
Cold booting adalah proses booting saat komputer yang tadinya mati
harus lebih dahulu menghidupkan power.
Langkah-langkah melakukan cold booting :
1. pastikan bahwa kabel pada power suply atau listrik sudah terpasang dengan baik.
1. pastikan bahwa kabel pada power suply atau listrik sudah terpasang dengan baik.
2.hidupkan monitor dengan menekan tombol power
pada monitor,
biasanya ada pada bagian bawah monitor.
biasanya ada pada bagian bawah monitor.
3. tekan tombol power pada bagian depan CPU.
4. klik tombol start.
4. klik tombol start.
5. klik
turn off komputer
b.
Warm Booting
Warm
Booting adalah booting komputer dalam keadaan hidup.
Cara untuk melakukan warm booting antara lain mengikuti langkah-langkah (4 dan 5 diatas).
Cara untuk melakukan warm booting antara lain mengikuti langkah-langkah (4 dan 5 diatas).
BAB IV
A. OPEN SOURCE DAN CLOSE SOURCE
a. Open Source
Open Source ( Sumber terbuka ) adalah
sebuah istilah yang menyatakan bahwa sebuah Software ( perangkat lunak ) dikembangkan secara bebas dan
terbuka ( Open ) dalam
arti Source code (
kode program ) - nya terbuka dan boleh di modifikasi ataupun di rubah oleh
siapapun dan untuk kepentingan apapun. Software-software Open Source adalah
software yang bisa dimodifikasi, sehingga memungkinkan seseorang yang mampu
untuk menambahkan fitur-fitur tambahan
demi memaksimalkan kinerja software
tersebut.
Beberapa
contoh Software Open Source adalah
: Linux , Mozilla FireFox, Open Office, dll.
Karena bersifat gratis dan
terbuka, Software Open Source
memiliki banyak kelebihan diantaranya yaitu :
- Relatif mudah di gunakan.
- Mudah di
dapat, karena bersifat gratis, kita dapat menyebarluaskannya secara leluasa
sehingga mudah dicari terutama di Internet.
- Relatif
Aman, Biasanya sebuah Sofware Open Source
dikembangkan dan di modifikasi oleh jutaan pengembang di seluruh dunia sehingga
jika terdapat celah keamanan maka akan lebih cepat diketahui dan diperbaiki.
Contohnya Linux yang terkenal bebas Virus.
- Memiliki
banyak fitur dan variasi.
Lihat Saja Mozilla Fire Fox yang memiliki ratusan Add-On yang bisa di unduh
secara bebas di internet yang tentunya bisa memaksimalkan software tersebut.
- Hemat Biaya, tentunya karena gratis.
Meski software-software Open Source itu
biasanya adalah gratisan,
akan tetapi software gratisan belum tentu Sofware yang Open Source.
Karena tidak semua Software gratisan bisa di buka Source Code-nya.
b. Close Source
Source code (kode sumber) dari program komputer
yang dalam hal ini tentu tidak hanya pada sistem operasi saja. Tetapi istilah
open & closed source juga bisa termasuk pada program-program aplikasi
lainnya yang mana kode sumber tersebut di share ke public atau istilahnya open
source.
Lain halnya
dengan closed source seperti Microsoft Windows misalnya. Bukan berarti close
source disini bahwa hanya Bill Gate saja yang tahu kode sumber dari OS Windows,
dan hanya dia yang melakukan pengembangan sendirian sampai hari ini, bukan
seperti itu. Tentu saja pemikiran seperti itu sangat keliru kalo tidak mau
dikatakan dangkal lagi memalukan. Jelas sekali pegawai-pegawai microsoft yang
menangani (mengembangkan) sistem operasi tersebut tahu. Lalu kenapa masih
dikatakan closed source sementara kode program tersebut bukan hanya Bill Gates
saja yang tahu. Jawabnya,
karena kode sumber tersebut tidak dipublis, atau tidak dibagi untuk umum, atau
tidak di share, artinya hanya kelompok tertentu saja yang tahu, yang dalam hal
ini hanya pihak perusahaan Microsoft.
Makanya
dikatakan kode sumber tertutup atau istilahnya close source. Sehingga program
komputer (software) hanya disebarluaskan (dijual) dalam bentuk binary yang
hanya bisa dijalankan saja tetapi tidak dapat dilihat (dibaca) apalagi
dimodifikasi.
Tidak diperkenankan dengan alasan apapun untuk menggunakan
software dalam kategori ini tanpa adanya kepemilikan dengan syah dalam arti
100% asli. Anda harus mengeluarkan "income" kepada perusahaan yang bersangkutan agar dapat menggunakan software ini dengan aman dan nyaman,
jika melanggar bisa jadi komputer Anda akan di"amankan" oleh petugas
yang berwenang.
Tidak dipungkiri, di beberapa negara termasuk Indonesia lebih dari 60% masih menggunakan produk "bajakan". Mengapa hal ini bisa terjadi? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, dan faktor utamanya disebabkan tingginya harga software tersebut. Tidak sebanding dengan kemampuan daya beli masyarakat Indonesia yang masih minim.
Software dalam kategori ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian :
1. Operating System (Sistem Operasi), contoh : Microsoft Windows
2. Languages (Bahasa Pemrograman), contoh : Visual Basic, ASP, Pascal
3. Web Browser, contoh : Internet Explorer
4. Aplication (Aplikasi), contoh : Adobe Photoshop, CorelDraw
5. Office Suites (Aplikasi perkantoran), contoh : Microsoft Office
6. Server Aplication (Server), contoh : ColdFusion, IIS
7. Antivirus, contoh : Norton Antivirus, McAfee
8. Games, contoh : FIFA 2006, Winning Eleven, Spiderman
BAB
V
PENUTUP
Kesimpulan
Sistem
operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari computer dengan
perangkat keras komputer. Sebelum ada system operasi, orang hanya mengunakan
computer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan
berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai system
operasi dengan keunggulan masing-masing. Pengertian system operasi secara umum
ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada system computer dan
menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan
dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya system komputer.
Mungkin
cukup sampai disini pembahasan makalah kami, kurang lebihnya mohon maaf dan
berharap semoga bermanfaat bagi kami dan semua umumnya.
DAFTAR PUSTAKA