dragon

Kamis, 07 Maret 2013

Makalah Sistem Informasi

 MAKALAH
SISITEM OPERASI
Makalah Ini Untuk Memenuhi Tugas Sistem Operasi 1
Pak Syaiful Amri, ST
Disusun Oleh :
Idan Dandi
Acep Komarudin
Muhammad Fauzi
Egi Ginanjar
Emon Abdurahman
Fasjud Syukroni

YAYASAN ALDIYANA NUSANTARA STT TELEMATIKA KELAS E 2012-2013
DAFTAR ISI
DAFTAR ISI………………………………………………………………..i
BAB I : PENDAHULUAN………………………………………………....ii
BAB II : SISTEM OPERASI (OS / OPERATING SYSTEM)…………………….….1
a.       Pengertian Sistem Operasi……………………………………………………….…...1
b.      Macam Sistem Operasi…………………………………………………………….…1
c.       Fungsi Sistem Operasi……………………………………………………………......2
BAB III : PENGERTIAN BOOTING DAN LANGKAH-LANGKAHNYA……....…3
a.        Cold Booting………………………………………………………………………...3
b.      Warm Booting……………………………………………………………………..…3
BAB IV : OPEN SOURCE DAN CLOSE SOURCE……………………………….….4
a.      OpenSource………………………………………………………………………….4
b.      Close Source................................................................................................................4
BAB V : PENUTUP.............................................................................................................5
DAFTAR PUSTAKA....................................................................................................6
BAB I
PENDAHULUAN
Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua perangkat lunak yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi perangkat lunak terinstal. Sistem operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan perangkat lunak aplikasi seperti program-program pengolah kata dan peramban web.
Secara umum, Sistem Operasi adalah perangkat lunak pada lapisan pertama yang ditempatkan pada memori komputer pada saat komputer dinyalakan booting. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti untuk software-software itu. Layanan inti tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, penjadwalan tugas schedule task, dan antar-muka user GUI/CLI. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan "kernel" suatu Sistem Operasi.
Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah penghubung antara lapisan hardware dengan lapisan software. Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem berkas. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur schedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.
Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.
Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:
           
          Mekanisme Boot, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory. Kernel, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi. Command Interpreter atau shell, yang bertugas membaca input dari pengguna. Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain. Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrolnya.
 
Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu (misalnya DOS), tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti ini disebut sebagai Multi-tasking Operating System (misalnya keluarga sistem operasi UNIX). Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai Desktop OS, sedangkan tipe kedua adalah Real-Time OS, contohnya adalah Windows, Linux, Free BSD, Solaris, palm, symbian, dan sebagainya.
BAB II
A.    SISTEM OPERASI (OS / OPERATING SYSTEM)
a.      Pengertian Sistem Operasi
            Pengertian Sistem operasi Komputer adalah perangkat lunak komputer atau software yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras dan juga operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah data yang bisa digunakan untuk mempermudah kegiatan manusia. Sistem Operasi dalam bahasa Inggrisnya disebut Operating System, atau biasa di singkat dengan OS.
            Sistem Operasi komputer merupakan software pada lapisan pertama yang diletakkan pada memori komputer, (memori komputer dalam hal ini ada Hardisk, bukan memory ram) pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi Komputer berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan kernel suatu Sistem Operasi.
            Sistem Operasi berfungsi sebagai penghubung antara lapisan hardware dan lapisan software. selain itu, Sistem Operasi komputer juga melakukan semua perintah perintah penting dalam komputer, serta menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda fungsinya dapat berjalan lancar secara bersamaan tanpa hambatan. Sistem Operasi Komputer menjamin aplikasi perangkat lunak lainnya bisa memakai memori, melakukan input serta output terhadap peralatan lain, dan mempunya akses kepada sistem file. Jika beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi Komputer akan mengatur jadwal yang tepat, sehingga sebisa mungkin semua proses pada komputer yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan CPU dan tidak saling mengganggu dengan perangkat yang lain.

b.      Macam Sistem Operasi
Sistem operasi amat beragam dan biasanya berbeda antara satu platform dengan platform yang lain. Di lingkungan PC (Personal Computer), Windows dan Linux merupakan contoh sistem operasi yang populer. Di lingkungan mainframe, MVS(Multiple Virtual System) merupakan system operasi yang paling umum digunakan. Di lingkungan minicomputer, setiap vendor umumnya memiliki system operasi sendiri. Seperti minicomputer DEC menggunakan VAX/VMS atau Digital Unix dan minicomputer Data General memiliki AOS dan DG. Sementara itu, palmtop dan hand-held computer atau computer genggam juga memiliki system operasi tersendiri, yaitu Palm OS dan Windows CE/Pocket PC. Adapun Mac OS adalah system operasi yang hanya bisa berjalan pada computer Apple Macintosh dan UNIX adalah nama kelompok system operasi yang dapat berjalan pada berbagai platform. Piranti seperti smart card juga mempunyai system operasi tersendiri yang disebut COS (Card Operating System).
c.       Fungsi Sistem Operasi
System operasi memiliki tiga fungsi utama yaitu manajemen proses, manajemen sumber daya dan manajemen data.
  • Manajemen proses mencakup penyiapan, penjadwalan dan pemantauan proses pada komputer. Proses adalah program yang sedang dijalankan.
  • Manajemen sumber daya berkaitan dengan pengendalian terhadap pemakaian sumber daya dalam sistem komputer yang dilakukan oleh perangkat lunak sistem maupun perangkat lunak aplikasi yang sedang dijalankan oleh komputer. Yang dimaksudkan sumber daya disini adalah komponen perangkat keras dalam komputer seperti CPU, memori utama dan peranti masukan/keluaran.
  • Manajemen data berupa pengendalian terhadap data masukan/keluaran, termasuk dalam hal pengalokasian dalam peranti penyimpan sekunder maupun memori utama.
Selain tiga fungsi utama tersebut, sistem operasi umumnya juga mempunya sarana untuk mengelola keamanan. Ciri sistem operasi yang mempunyai fasilitas manajemen keamanan adalah mengharuskan pemakai memasukan nama pengguna dan password (kata rahasia) sebelum mengakses komputer.
BAB III
A.        PENGERTIAN BOOTING DAN LANGKAH-LANGKAHNYA
Untuk mengaktifkan komputer, minimal dibutuhkan tiga komponen, yaitu hardware, software dan user (brainware). hardware merupakan perangkat keras yang terdiri dari CPU, Keyboard, dan perangkat pendukung lainnya. Software adalah program yang mendukung untuk operasional hardware. sedangkan, user atau brainware adalah pengguna komputer.
Langkah awal dalam mengoperasikan komputer adalah proses booting. Booting adalah proses pemasukan arus listrik kedalam peralatan komputer sehingga komputer dapat berkomunikasi dengan pengguna. Tahap awal proses booting yang dilakukan oleh sistem operasi adalah bootstrap loader yang bertujuan untuk melacak semua I/O yang terpasang pada komputer.
Macam-macam booting: 

  a. Cold Booting
Cold booting adalah proses booting saat komputer yang tadinya mati harus lebih dahulu menghidupkan power.
Langkah-langkah melakukan cold booting :
            1. pastikan bahwa kabel pada power suply atau listrik sudah terpasang dengan baik.
            2.hidupkan monitor dengan menekan tombol power pada monitor,
               biasanya ada pada bagian bawah monitor.
            3. tekan tombol power pada bagian depan CPU.
            4. klik tombol start.
            5. klik turn off komputer
      b.      Warm Booting
Warm Booting adalah booting komputer dalam keadaan hidup.
Cara untuk melakukan warm booting antara lain mengikuti langkah-langkah (4 dan 5 diatas).


BAB IV
A. OPEN SOURCE DAN CLOSE SOURCE
a. Open Source
Open Source ( Sumber terbuka ) adalah sebuah istilah yang menyatakan bahwa sebuah Software ( perangkat lunak ) dikembangkan secara bebas dan terbuka ( Open ) dalam arti Source code ( kode program ) - nya terbuka dan boleh di modifikasi ataupun di rubah oleh siapapun dan untuk kepentingan apapun. Software-software Open Source adalah software yang bisa dimodifikasi, sehingga memungkinkan seseorang yang mampu untuk menambahkan fitur-fitur tambahan demi memaksimalkan kinerja software tersebut. 
Beberapa contoh Software Open Source adalah : Linux , Mozilla FireFox, Open Office, dll.
Karena bersifat gratis dan terbuka, Software Open Source memiliki banyak kelebihan  diantaranya yaitu :
-     Relatif mudah di gunakan.
-  Mudah di dapat, karena bersifat gratis, kita dapat menyebarluaskannya secara leluasa sehingga mudah dicari terutama di Internet.
-  Relatif Aman, Biasanya sebuah Sofware Open Source dikembangkan dan di modifikasi oleh jutaan pengembang di seluruh dunia sehingga jika terdapat celah keamanan maka akan lebih cepat diketahui dan diperbaiki. Contohnya Linux yang terkenal bebas Virus.
-  Memiliki banyak fitur dan variasi. Lihat Saja Mozilla Fire Fox yang memiliki ratusan Add-On yang bisa di unduh secara bebas di internet yang tentunya bisa memaksimalkan software tersebut.
-    Hemat Biaya, tentunya karena gratis.
Meski software-software Open Source itu biasanya adalah gratisan, akan tetapi software gratisan belum tentu Sofware yang Open Source. Karena tidak semua Software gratisan bisa di buka Source Code-nya.
b.   Close Source
Source code (kode sumber) dari program komputer yang dalam hal ini tentu tidak hanya pada sistem operasi saja. Tetapi istilah open & closed source juga bisa termasuk pada program-program aplikasi lainnya yang mana kode sumber tersebut di share ke public atau istilahnya open source. 
Lain halnya dengan closed source seperti Microsoft Windows misalnya. Bukan berarti close source disini bahwa hanya Bill Gate saja yang tahu kode sumber dari OS Windows, dan hanya dia yang melakukan pengembangan sendirian sampai hari ini, bukan seperti itu. Tentu saja pemikiran seperti itu sangat keliru kalo tidak mau dikatakan dangkal lagi memalukan. Jelas sekali pegawai-pegawai microsoft yang menangani (mengembangkan) sistem operasi tersebut tahu. Lalu kenapa masih dikatakan closed source sementara kode program tersebut bukan hanya Bill Gates saja yang tahu. Jawabnya, karena kode sumber tersebut tidak dipublis, atau tidak dibagi untuk umum, atau tidak di share, artinya hanya kelompok tertentu saja yang tahu, yang dalam hal ini hanya pihak perusahaan Microsoft. 
Makanya dikatakan kode sumber tertutup atau istilahnya close source. Sehingga program komputer (software) hanya disebarluaskan (dijual) dalam bentuk binary yang hanya bisa dijalankan saja tetapi tidak dapat dilihat (dibaca) apalagi dimodifikasi.
       Tidak diperkenankan dengan alasan apapun untuk menggunakan software dalam kategori ini tanpa adanya kepemilikan dengan syah dalam arti 100% asli. Anda harus mengeluarkan "income" kepada perusahaan yang bersangkutan agar dapat menggunakan software ini dengan aman dan nyaman, jika melanggar bisa jadi komputer Anda akan di"amankan" oleh petugas yang berwenang.

        Tidak dipungkiri, di beberapa negara termasuk Indonesia lebih dari 60% masih menggunakan produk "bajakan". Mengapa hal ini bisa terjadi? Ada beberapa faktor yang mempengaruhi, dan faktor utamanya disebabkan tingginya harga software tersebut. Tidak sebanding dengan kemampuan daya beli masyarakat Indonesia yang masih minim.
Software dalam kategori ini dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian :

1. Operating System (Sistem Operasi), contoh : Microsoft Windows
2. Languages (Bahasa Pemrograman), contoh : Visual Basic, ASP, Pascal
3. Web Browser, contoh : Internet Explorer
4. Aplication (Aplikasi), contoh : Adobe Photoshop, CorelDraw
5. Office Suites (Aplikasi perkantoran), contoh : Microsoft Office
6. Server Aplication (Server), contoh : ColdFusion, IIS
7. Antivirus, contoh : Norton Antivirus, McAfee
8. Games, contoh : FIFA 2006, Winning Eleven, Spiderman
BAB V
PENUTUP
Kesimpulan
Sistem operasi merupakan sebuah penghubung antara pengguna dari computer dengan perangkat keras komputer. Sebelum ada system operasi, orang hanya mengunakan computer dengan menggunakan sinyal analog dan sinyal digital. Seiring dengan berkembangnya pengetahuan dan teknologi, pada saat ini terdapat berbagai system operasi dengan keunggulan masing-masing. Pengertian system operasi secara umum ialah pengelola seluruh sumber-daya yang terdapat pada system computer dan menyediakan sekumpulan layanan (system calls) ke pemakai sehingga memudahkan dan menyamankan penggunaan serta pemanfaatan sumber-daya system komputer.
Mungkin cukup sampai disini pembahasan makalah kami, kurang lebihnya mohon maaf dan berharap semoga bermanfaat bagi kami dan semua umumnya.
DAFTAR PUSTAKA